Wednesday, February 27, 2019

004 - Al-Mutanabbi ( المتنبي )

54 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. أبيات من جميل أشعار المتنبي الخالدة :

      مَلُومُكُمَا يَجِلُّ عن المَلامِ ... وَوَقْعُ فَعَالِهِ فَوْقَ الكَلامِ ذَرَاني والفَلاةَ بلا دَلِيلٍ ... وَوَجْهِي والهَجِيرَ بلا لِثَامِ فإِنِّي أَسْتَرِيحُ بِذِي وهَذَا ... وَأَتْعَبُ بَالإِنَاخَةِ والمُقَامِ عُيُونُ رَوَاحِلِي إِن حِرْتُ عَيْني ... وَكُلُّ بُغَامِ رَازِحَةٍ بُغَامِي فَقَدْ أَرِدُ المِيَاهَ بِغَيْرِ هَادٍ ... سِوَى عَدِّي لَهَا بَرْقَ الغَمَامِ يُذِمُّ لِمُهْجَتي رَبِّي وَسَيْفِي ... إِذَا احْتَاجَ الوَحِيدُ إِلَى الذِّمَامِ ولا أُمْسِي لأَهْلِ البُخْلِ ضَيْفًا ... وَلَيْسَ قِرًى سِوَى مُخِّ النَّعَامِ وَلَمَّا صَارَ وُدُّ النَّاسِ خِبًّا ... جَزَيْتُ عَلَى ابْتِسَامٍ بِابْتِسَام وَصِرْتُ أَشُكُّ فِيمَنْ أَصْطَفِيهِ ... لِعِلْمِي أَنَّهُ بَعْضُ الأَنَامِ

      إقرأ المزيد على موضوع.كوم: https://mawdoo3.com/أجمل_قصائد_المتنبي

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete
    3. نُظِرَ وإجابتك صحيحة شكرا بارك الله فيك

      Delete
  2. عِيْدٌ بِأَيَّةِ حَالٍ عُدْتَ يَا عِيْدُ بِمَا مَضَى أَمْ بِأَمْرٍ فِيْكَ تَجْدِيْدُ
    Hari raya, dalam kondisi apapun engkau tetap akan datang wahai hari raya..
    Engkau datang dengan sesuatu yang lama atau dengan membawa sesuatu yang baru?
    **Diriwayatkan bahwa penyair melantukan syair ini bertepatan dengan hari raya. Pada bait ini penyair seakan-akan berbicara dengan hari raya, itu dikarenakan kerinduannya yang sudah memuncak akan keluarga dan kampung halamannya, akan tetapi Kaafuur melarang dia keluar dari Mesir.**

    أَمَّا الأَحِبَّةُ فَالبَيْدَاءُ دُوْنَهُمُ فَلَيْتَ دُوْنَكَ بِيْداً دُوْنَهَا بِيْدُ
    Adapun kekasih maka dia tetap berada di padang pasir tempat tinggalnya..
    Andai saja ada padang pasir lain selain padang pasir itu..

    لَوْلَا العُلَى لَمْ تَجُبْ بِيْ مَا أَجُوْبُ بِهَا وَجْنَاءُ حَرْفٌ وَ لَا جَرْدَاءُ قَيْدُوْدُ
    Kalau bukan karena harta aku tidak bergerak sampai sejauh ini..
    Serta (kalau bukan karena) unta yang kuat tidak pendek dan berleher panjang..

    وَ كَانَ أَطْيَبَ مِنْ سَيْفِيْ مُعَانَقَةً أَشْبَاهُ رَوْنَقِهِ الغِيْدُ الأَمَالِيْدُ
    Sungguh ada sesuatu yang lebih indah daripada pedang yang aku hunus ini..
    Yaitu perempuan-perempuan cantik dengan pipinya yang putih merona..

    لَمْ يَتْرُكِ الدَّهْرُ مِنْ قَلْبِيْ وَ لَا كَبِدِيْ شَيْئاً تُتَيِّمُهُ عَيْنٌ وَ لَا جِيْدُ
    Namun tidak tersisa tempat di jantung hatiku ini..
    Untuk sesuatu yang pada mata dan lehernya terdapat perhiasan (perempuan)..

    يَا سَاقِيَيَّ أَخَمْرٌ فِيْ كُؤُوْسِكُمَا أَمْ فِيْ كُؤُوْسِكُمَا هَمٌّ وَ تَسْهِيْدُ؟
    Wahai kedua khamr-ku! apakah terdapat khamr didalam kedua cawanmu?
    Atau didalam kedua cawanmu malah terdapat kegelisahan yang mengganggu tidur?
    **Khamr dapat diartikan sebagai minuman keras yang memabukkan peminumnya**

    أَصَخْرَةٌ أَنَا، مَا لِيْ لَا تُحَرِّكُنِيْ هَذِيْ المُدَامُ وَ لَا هَذِيْ الأَغَارِيْدُ
    Batukah aku ini?! tidak ada sesuatu yang dapat merubah aku..
    Tidaklah khamr ini dan tidak juga lagu-lagu ini..
    **Pada bait ini penyair mengedepankan kata "batu" daripada dirinya, maknanya adalah penyair mengatakan bahwa dirinya lebih keras daripada batu itu sendiri**

    إِذَا أَرَدْتُ كُمَيْتَ اللَّوْنِ صَافِيَةً وَجَدْتُهَا وَ حَبِيْبُ النَّفْسِ مَفْقُوْدُ
    Jika aku menginginkan khamr berwarna merah pekat..
    Sungguh aku telah mendapatkannya akan tetapi aku akan kehilangan kekasihku..

    مَاذَا لَقِيْتُ مِنَ الدُّنْيَا وَ أَعْجَبُهُ أَنِّيْ بِمَا أَنَا شَاكٍ مِنْهُ مَحْسُوْدُ
    Apa yang sudah aku dapatkan dari dunia yang menakjubkan ini?!
    Sesungguhnya aku hanya banyak mengeluh disebabkannya (dunia)..

    أَمْسَيْتُ أَرْوَحَ مُثْرٍ خَازِناً وَ يَداً أَنَا الغَنِيُّ وَ أَمْوَالِيْ المَوَاعِيْدُ
    Aku telah menjadi orang yang paling kaya dalam perbendaharaan..
    Aku adalah orang kaya dan hartaku hanyalah sekedar janji-janji manis..
    **Pada bait ini penyair mengatakan bahwa harta dia hanyalah sekedar janji-janji manis, janji-janji manis yang dimaksudkan oleh penyair adalah janji yang diberikan Kaafuur kepada dirinya akan tetapi janji-janji tersebut tidak pernah dia tepati, sehingga penyair merasa dirinya telah tertipu olehnya**

    إِنِّيْ نَزَلْتُ بِكَذَّابِيْنَ، ضَيْفُهُمُ عَنِ القِرَى وَ عَنِ التِّرْحَالِ مَحْدُوْدُ
    Sesungguhnya aku tinggal di lingkungan para pendusta, yang mana para tamunya..
    Berdatangan dari desa kemudian melarang mereka untuk bepergian kembali..






    https://muhammadramadhan1002.blogspot.com/2016/10/syair-zaman-dinasti-abbasiyah-mutanabbi.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. نُظِرَ وإجابتك صحيحة شكرا بارك الله فيك

      Delete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  5. كا البدر من حيث التفت رأيته # يهدى إلى عينيك نورا ثاقبا
    “Kapan saja anda memandang, maka anda akan melihatnya seperti bulan purnama yang menembus kegelapan”.
    كا البحر يقذف للقريب جواهرا # جودا ويبعث للبعيد سحائبا
    “Kemurahannya bagaikan laut yang memberi intan kepada orang yang dekat dan mengirimkan awan mengandung hujan kepada orang yang jauh”.
    كا لشمس فى كبد السماءوضوؤها # يغشى البلاد مشارقاومغاربا
    “Ia bagaikan matahari yang menetap di jantung langit, namun sinarnya menerangi seluruh penjuru dunia, baik belahan timur maupun belahan barat”.
    Dalam kesempatan berbeda Al-Mutanabbi memuju Saifud-Daulah dengan pujian sebgai berikut16:
    أحبك ياشمس الزمان وبدره # وإن لامنى فيك السهاوالفراقد
    “aku cinta kamu, wahai matahari dan bulan zaman ini, sekalipun bintang-bintang yang samar dan jauh mencaciku karena menyukaimu”.
    Al-Mutanabbi juga pernah memuji kafur dengan pujian17 :
    إن فى ثوبك الذي المجد فيه # لضياءيزري بكل ضياء
    “ Sesungguhnya dalam pakaianmu terdapat keagungan yang darinya terpanca sinar yang menyilaukan sinar-sinar lainnya”

    ReplyDelete
    Replies
    1. نُظِرَ وإجابتك صحيحة شكرا بارك الله فيك

      Delete
    2. ------------------------------
      RUJUKAN:
      ------------------------------
      http://rompok-kuring.blogspot.com/2015/11/mengenal-al-mutanabbi.html

      Delete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  7. لعَبْدُ لَيْسَ لِحُرٍّ صَالِحٍ بِأَخٍ لَوْ أَنَّهُ فِيْ ثِيَابِ الحُرِّ مَوْلُوْدُ
    Seorang budak itu tidaklah layak untuk dijadikan saudara..
    Bahkan kalau mereka terlahir dibalik baju kemerdekaan (karena memalsukan identitasnya).

    لَا تَشْتَرِ العَبْدَ إِلاَّ وَ العَصَا مَعَهُ إِنَّ العَبِيْدَ لَأَنْجَاسٌ مَنَاكِيْدُ
    Jangan engkau membeli budak kecuali engkau membawa tongkat..
    Sesungguhnya budak-budak itu najis-najis yang tidak membawa kebaikan sedikitpun..

    مَا كُنْتُ أَحْسَبُنِيْ أَحْيَا إِلَى زَمَنٍ يُسِيْءُ بِيْ فِيْهِ عَبْدٌ وَهْوَ مَحْمُوْدُ
    Aku tidak pernah menyangka akan hidup sampai pada suatu zaman..
    Yang mana seorang budak berbuat buruk kepadaku tapi dia tetap dipuji pengikutnya..

    وَ لَا تَوَهَّمْتُ أَنَّ النَّاسَ قَدْ فُقِدُوْا وَ أَنَّ مِثْلَ أَبِيْ البَيْضَاءِ مَوْجُوْدُ
    Dan aku tidak pernah mengira bahwa penduduk Mesir telah menghilang..
    Padahal hakikatnya orang-orang berkulit putih itu (pribumi) masihlah ada..

    وَ أَنَّ ذَا الأَسْوَدِ المَثْقُوْبَ مَشْفَرُهُ تُطِيْعُهُ ذِيْ العَضَارِيْطُ الرَّعَادِيْدُ
    Sungguh dia budak hitam dengan bibirnya yang tebal..
    Telah menjadi panutan dan ditaati oleh orang-orang pengecut.

    ReplyDelete
  8. شعر متنبي إلى سيف الدولة:

    رَحَلْتُ فَكَمْ بَاكٍ بِأَجْفَانٍ شَادِنٍ * عَلَيَّ وَكَمْ بَاكٍ بِأَجْفَانٍ ضَيْغَمٍ
    وَمَا رَبَّةُ الْقُرْطِ الْمَلِيْحِ مَكَانُهُ * بِأَجْزَعَ مِنْ رَبِّ الْحِسَامِ الْمُصَمِّمِ
    فَلَوْلَ كَانَ مَابِى حَبِيْبٍ مُقَنَّعٍ * عَذَرْتُ وَلكن مِنْ حَبِيْبٍ مُعَمَّمِ
    رَمَى وَالتَّقَى رَمْيَ وَمِنْ دُوْنِ مَااتَّقَى * هَوًى كَاسِرٌ كَفِّى وَقُوْسِى وَأَسْهُمِى
    إِذَا سَاءَ فِعْلُ الْمَرْءِ سَاءَتْ ظُنُوْنُهُ * وَصَدَّقَ مَايَعْتَادُهُ مِنْ تَوَهُّمِ
    Saya berangkat, maka banyak orang menangisi saya dengan mata yang sendu, dan banyak pula yang menangis dengan kelopak mata yang memerah*
    Dan wanita yang beranting-anting itu tak lebih menakutkan
    daripada lelaki penyandang pedang yang dapat memotong tiap ruas tulang*
    Seandainya saya tak memiliki kekasih yang memakai penutup wajah dapat dimaaf,
    tetapi saya memiliki kekasih yang bersorban*
    Yang melemparkan panahnya kepadaku sambil menghindar dari lemparan panahku.
    Dan dibalik perlindungannya tersimpan hawa nafsu yang memecahkan telapak tanganku, busur panahku, dan anak-anak panahku*
    Bila prilaku seseorang itu jelek, maka jelek pula dugaanya
    dan membenarkan prasangka yang sesuai dengan kebiasaannya*

    ReplyDelete
    Replies
    1. نُظِرَ وإجابتك صحيحة شكرا بارك الله فيك

      Delete
  9. Syair pujian (madh) Abu Tayyib Al-Mutanabbi:
    ---------------------------------------------------------

    كا البدر من حيث التفت رأيته # يهدى إلى عينيك نورا ثاقبا

    “Kapan saja anda memandang, maka anda akan melihatnya seperti bulan purnama yang menembus kegelapan”

    كا البحر يقذف للقريب جواهرا # جودا ويبعث للبعيد سحائبا

    “Kemurahannya bagaikan laut yang memberi intan kepada orang yang dekat dan mengirimkan awan mengandung hujan kepada orang yang jauh”

    كا لشمس فى كبد السماءوضوؤها # يغشى البلاد مشارقاومغاربا

    “Ia bagaikan matahari yang menetap di jantung langit, namun sinarnya menerangi seluruh penjuru dunia, baik belahan timur maupun belahan barat”

    أحبك ياشمس الزمان وبدره # وإن لامنى فيك السهاوالفراقد

    “aku cinta kamu, wahai matahari dan bulan zaman ini, sekalipun bintang-bintang yang samar dan jauh mencaciku karena menyukaimu”

    Pujian Al-Mutanabbi kepada kafur:
    إن فى ثوبك الذي المجد فيه # لضياءيزري بكل ضياء

    “ Sesungguhnya dalam pakaianmu terdapat keagungan yang darinya terpancarnya sinar yang menyilaukan sinar-sinar lainnya”

    Dan satu bait syair yang cukup dikenal adalah:

    "فالخيل و الليل و البيداء تعرفني# والسيف و الرمح و القرطاس و القلم"

    “Penunggang kuda, malam, dan padang pasir mengenali diriku, demikian juga dengan pedang, lembing, kertas dan pena”

    ReplyDelete
    Replies
    1. نُظِرَ وإجابتك صحيحة شكرا بارك الله فيك

      Delete
  10. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  11. شعر المتنبي

    (1) إذا فاتوا الرّماح تناولتهم بأرماح من العطش القفار
    Jika tombak itu tidak mengenai mereka, maka tanah kosong dan kehausanlah yang akan menjadi tombak bagi mereka.
    (2) يرون الموت قداما وخلفا فيختارون والموت اضطرارا
    Mereka melihat kematian yang berada didepan dan belakang, lalu mereka berusaha memilih, sedangkan kematian itu sifatnya memaksa.
    (3) إذا سلك السماوة غير هاد فقتلاهم لعينيه المنار
    Jika seorang yang tanpa petunjuk melewati tempat yang tinggi, maka orang yang dibawahnya bagaikan bendera di depan matanya.
    (4) ولو لم تبق لم تعش البقايا وفى الماضى لمن بقي اعتبار
    Dan jika kamu tidak menyisakan mereka, maka kamu tidak akan hidup selamanya, dan pada waktu yang lampau bagi orang yang masih hidup itu manjadi sebuah pelajaran.
    (5) إذا لم يرع سيّدهم عليهم فمن يرعى عليهم أو يغار
    (6) تفرقهم وإياه السجايا ويجمعهم وإياه النجار
    Ketika tuan mereka tidak menjaga mereka, maka siapa lagi yang akan menjaga mereka, atau pasukan besar yang akan memecah belah watak mereka dan tuannya. Kemudian tukang kayulah yang mengumpulkan mereka.
    (7) ومال بها على أرك وعرض وأهل الرقتين لها مزار[2]
    Dan dia menuju pada daerah ark dan ard dengan menggunakan kuda yang cerdik

    ReplyDelete
    Replies
    1. نوع هذا الشعر هو المدح الذي يوجه هذا الشعر إلى سيف الدولة

      Delete
    2. http://perinducahayaquran.blogspot.com/2013/01/analisis-sastra-al-mutanabbi_8260.html

      Delete
    3. -----------------------------
      Rujukan :
      -----------------------------
      http://perinducahayaquran.blogspot.com/2013/01/analisis-sastra-al-mutanabbi_8260.html

      Delete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. رَحَلْتُ فَكَمْ بَاكٍ بِأَجْفَانٍ شَادِنٍ * عَلَيَّ وَكَمْ بَاكٍ بِأَجْفَانٍ ضَيْغَمٍ
    وَمَا رَبَّةُ الْقُرْطِ الْمَلِيْحِ مَكَانُهُ * بِأَجْزَعَ مِنْ رَبِّ الْحِسَامِ الْمُصَمِّمِ

    فَلَوْلَ كَانَ مَابِى حَبِيْبٍ مُقَنَّعٍ * عَذَرْتُ وَلكن مِنْ حَبِيْبٍ مُعَمَّمِ

    رَمَى وَالتَّقَى رَمْيَ وَمِنْ دُوْنِ مَااتَّقَى * هَوًى كَاسِرٌ كَفِّى وَقُوْسِى وَأَسْهُمِى

    إِذَا سَاءَ فِعْلُ الْمَرْءِ سَاءَتْ ظُنُوْنُهُ * وَصَدَّقَ مَايَعْتَادُهُ مِنْ تَوَهُّمِ

    Saya berangkat, maka banyak orang menangisi saya dengan mata yang sendu, dan banyak pula yang menangis dengan kelopak mata yang memerah*
    Dan wanita yang beranting-anting itu tak lebih menakutkan
    daripada lelaki penyandang pedang yang dapat memotong tiap ruas tulang*
    Seandainya saya tak memiliki kekasih yang memakai penutup wajah dapat dimaaf,
    tetapi saya memiliki kekasih yang bersorban*
    Yang melemparkan panahnya kepadaku sambil menghindar dari lemparan panahku.
    Dan dibalik perlindungannya tersimpan hawa nafsu yang memecahkan telapak tanganku, busur panahku, dan anak-anak panahku*
    Bila prilaku seseorang itu jelek, maka jelek pula dugaanya
    dan membenarkan prasangka yang sesuai dengan kebiasaannya*

    ReplyDelete
    Replies
    1. نُظِرَ وإجابتك صحيحة شكرا بارك الله فيك

      Delete

  14. (1)إذا فاتوا الرّماح تناولتهم بأرماح من العطش القفار
    Jika tombak itu tidak mengenai mereka, maka tanah kosong dan kehausanlah yang akan menjadi tombak bagi mereka.
    (2)يرون الموت قداما وخلفا فيختارون والموت اضطرارا
    Mereka melihat kematian yang berada didepan dan belakang, lalu mereka berusaha memilih, sedangkan kematian itu sifatnya memaksa.
    (3)إذا سلك السماوة غير هاد فقتلاهم لعينيه المنار
    Jika seorang yang tanpa petunjuk melewati tempat yang tinggi, maka orang yang dibawahnya bagaikan bendera di depan matanya.
    (4)ولو لم تبق لم تعش البقايا وفى الماضى لمن بقي اعتبار
    Dan jika kamu tidak menyisakan mereka, maka kamu tidak akan hidup selamanya, dan pada waktu yang lampau bagi orang yang masih hidup itu manjadi sebuah pelajaran.
    (5)إذا لم يرع سيّدهم عليهم فمن يرعى عليهم أو يغار
    (6)تفرقهم وإياه السجايا ويجمعهم وإياه النجار
    Ketika tuan mereka tidak menjaga mereka, maka siapa lagi yang akan menjaga mereka, atau pasukan besar yang akan memecah belah watak mereka dan tuannya. Kemudian tukang kayulah yang mengumpulkan mereka.
    (7)ومال بها على أرك وعرض وأهل الرقتين لها مزار
    Dan dia menuju pada daerah Ark dan ‘Ard dengan menggunakan kuda yang cerdik

    ReplyDelete
    Replies
    1. هذا الشعر من المتنبي إلى سيف الدولة. نوع شعره المدح.

      Delete
    2. نُظِرَ وإجابتك صحيحة شكرا بارك الله فيك

      Delete
  15. Syair pujian (madh) Abu Tayyib Al-Mutanabbi:
    ---------------------------------------------------------

    كا البدر من حيث التفت رأيته # يهدى إلى عينيك نورا ثاقبا

    “Kapan saja anda memandang, maka anda akan melihatnya seperti bulan purnama yang menembus kegelapan”

    كا البحر يقذف للقريب جواهرا # جودا ويبعث للبعيد سحائبا

    “Kemurahannya bagaikan laut yang memberi intan kepada orang yang dekat dan mengirimkan awan mengandung hujan kepada orang yang jauh”

    كا لشمس فى كبد السماءوضوؤها # يغشى البلاد مشارقاومغاربا

    “Ia bagaikan matahari yang menetap di jantung langit, namun sinarnya menerangi seluruh penjuru dunia, baik belahan timur maupun belahan barat”

    أحبك ياشمس الزمان وبدره # وإن لامنى فيك السهاوالفراقد

    “aku cinta kamu, wahai matahari dan bulan zaman ini, sekalipun bintang-bintang yang samar dan jauh mencaciku karena menyukaimu”

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. نُظِرَ وإجابتك صحيحة شكرا بارك الله فيك

      Delete
  16. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  17. Syair pujian (madh) Abu Tayyib Al-Mutanabbi:
    ---------------------------------------------------------

    كا البدر من حيث التفت رأيته # يهدى إلى عينيك نورا ثاقبا

    “Kapan saja anda memandang, maka anda akan melihatnya seperti bulan purnama yang menembus kegelapan”

    كا البحر يقذف للقريب جواهرا # جودا ويبعث للبعيد سحائبا

    “Kemurahannya bagaikan laut yang memberi intan kepada orang yang dekat dan mengirimkan awan mengandung hujan kepada orang yang jauh”

    كا لشمس فى كبد السماءوضوؤها # يغشى البلاد مشارقاومغاربا

    “Ia bagaikan matahari yang menetap di jantung langit, namun sinarnya menerangi seluruh penjuru dunia, baik belahan timur maupun belahan barat”

    أحبك ياشمس الزمان وبدره # وإن لامنى فيك السهاوالفراقد

    “aku cinta kamu, wahai matahari dan bulan zaman ini, sekalipun bintang-bintang yang samar dan jauh mencaciku karena menyukaimu”

    Pujian Al-Mutanabbi kepada kafur:
    إن فى ثوبك الذي المجد فيه # لضياءيزري بكل ضياء

    “ Sesungguhnya dalam pakaianmu terdapat keagungan yang darinya terpancarnya sinar yang menyilaukan sinar-sinar lainnya”

    Dan satu bait syair yang cukup dikenal adalah:

    "فالخيل و الليل و البيداء تعرفني# والسيف و الرمح و القرطاس و القلم"

    “Penunggang kuda, malam, dan padang pasir mengenali diriku, demikian juga dengan pedang, lembing, kertas dan pena”

    https://www.facebook.com/agustinamanza/posts/syair-pujian-madh-abu-tayyib-al-mutanabbi-%D9%83%D8%A7-%D8%A7%D9%84%D8%A8%D8%AF%D8%B1-%D9%85%D9%86-%D8%AD%D9%8A%D8%AB-%D8%A7%D9%84%D8%AA%D9%81%D8%AA-%D8%B1%D8%A3%D9%8A%D8%AA%D9%87-%D9%8A%D9%87%D8%AF%D9%89-%D8%A5%D9%84%D9%89-%D8%B9/218614921653913/

    ReplyDelete
    Replies
    1. نُظِرَ وإجابتك صحيحة شكرا بارك الله فيك

      Delete
  18. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  19. شعر للمتنبي عن الحب:


    لعَيْنَيْكِ ما يَلقَى الفُؤادُ وَمَا لَقي
    وللحُبّ ما لم يَبقَ منّي وما بَقي

    وَما كنتُ ممّنْ يَدْخُلُ العِشْقُ قلبَه
    وَلكِنّ مَن يُبصِرْ جفونَكِ يَعشَقِ

    وَبينَ الرّضَى وَالسُّخطِ وَالقُرْبِ وَالنَّوَى
    مَجَالٌ لِدَمْعِ المُقْلَةِ المُتَرَقرِقِ

    وَأحلى الهَوَى ما شكّ في الوَصْلِ رَبُّهُ
    وَفي الهجرِ فهوَ الدّهرَ يَرْجو وَيَتّقي

    ReplyDelete
  20. أُغالِبُ فيكَ الشّوْقَ وَالشوْقُ أغلَبُ

    وَأعجبُ من ذا الهجرِ وَالوَصْلُ أعجبُ



    أمَا تَغْلَطُ الأيّامُ فيّ بأنْ أرَى

    بَغيضاً تُنَائي أوْ حَبيباً تُقَرّبُ



    وَلله سَيْرِي مَا أقَلّ تَئِيّ

    عَشِيّةَ شَرْقيّ الحَدَالى وَغُرَّبُ


    Saya mahukan anda yang paling banyak

    Dia kagum dengan peninggalan dan sambungan mawar itu

      

    Tetapi hari-hari yang ada padaku untuk melihat

        Rasa kecacatan atau cinta lebih dekat

      

    Dan Tuhan akan melihat apa yang kurang

        Pada malam sebelum ekstrem timur dan barat

    ReplyDelete
  21. أفكِّر في ادعائهم قريشاً وتركهمُ النصارى واليهودا
    وكيف تكاونوا من غير شيء وكيف تناولوا الغرض البعيدا
    ومن يحمى قرونَهم بنار ويجعلها لأرجلهم قيودا
    كذبتم ليس للعسّاس نسل لأن الناس لا تلد القرودا
    أنكذب فيكم الثقلين طراً ونقبلكم لأنفسكم شهودا
    أتاني عن أُبَيِّ الفضل قولٌ جعلت جوابه عنه القصيدا
    وآنف أن أجاوبه ولكن رأيت الحلم لا يَزَعُ العبيدا

    ReplyDelete
  22. Salah satu syair al mutanabbi yang mengandung madh yang ditujukan kepada khalifah syaif ad daulah:
    (1) إذا فاتوا الرّماح تناولتهم بأرماح من العطش القفار
    Jika tombak itu tidak mengenai mereka, maka tanah kosong dan kehausanlah yang akan menjadi tombak bagi mereka.
    (2) يرون الموت قداما وخلفا فيختارون والموت اضطرارا
    Mereka melihat kematian yang berada didepan dan belakang, lalu mereka berusaha memilih, sedangkan kematian itu sifatnya memaksa.
    (3) إذا سلك السماوة غير هاد فقتلاهم لعينيه المنار
    Jika seorang yang tanpa petunjuk melewati tempat yang tinggi, maka orang yang dibawahnya bagaikan bendera di depan matanya.
    (4) ولو لم تبق لم تعش البقايا وفى الماضى لمن بقي اعتبار
    Dan jika kamu tidak menyisakan mereka, maka kamu tidak akan hidup selamanya, dan pada waktu yang lampau bagi orang yang masih hidup itu manjadi sebuah pelajaran.
    (5) إذا لم يرع سيّدهم عليهم فمن يرعى عليهم أو يغار
    (6) تفرقهم وإياه السجايا ويجمعهم وإياه النجار
    Ketika tuan mereka tidak menjaga mereka, maka siapa lagi yang akan menjaga mereka, atau pasukan besar yang akan memecah belah watak mereka dan tuannya. Kemudian tukang kayulah yang mengumpulkan mereka.
    (7) ومال بها على أرك وعرض وأهل الرقتين لها مزار[2]
    Dan dia menuju pada daerah ark dan ard dengan menggunakan kuda yang cerdik

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. ------------------
      rujukan
      ------------------

      http://perinducahayaquran.blogspot.com/2013/01/analisis-sastra-al-mutanabbi_8260.html

      Delete
  23. (1) إذا فاتوا الرّماح تناولتهم بأرماح من العطش القفار
    Jika tombak itu tidak mengenai mereka, maka tanah kosong dan kehausanlah yang akan menjadi tombak bagi mereka.
    (2) يرون الموت قداما وخلفا فيختارون والموت اضطرارا
    Mereka melihat kematian yang berada didepan dan belakang, lalu mereka berusaha memilih, sedangkan kematian itu sifatnya memaksa.
    (3) إذا سلك السماوة غير هاد فقتلاهم لعينيه المنار
    Jika seorang yang tanpa petunjuk melewati tempat yang tinggi, maka orang yang dibawahnya bagaikan bendera di depan matanya.
    (4) ولو لم تبق لم تعش البقايا وفى الماضى لمن بقي اعتبار
    Dan jika kamu tidak menyisakan mereka, maka kamu tidak akan hidup selamanya, dan pada waktu yang lampau bagi orang yang masih hidup itu manjadi sebuah pelajaran.
    (5) إذا لم يرع سيّدهم عليهم فمن يرعى عليهم أو يغار
    (6) تفرقهم وإياه السجايا ويجمعهم وإياه النجار
    Ketika tuan mereka tidak menjaga mereka, maka siapa lagi yang akan menjaga mereka, atau pasukan besar yang akan memecah belah watak mereka dan tuannya. Kemudian tukang kayulah yang mengumpulkan mereka.
    (7) ومال بها على أرك وعرض وأهل الرقتين لها مزار[2]
    Dan dia menuju pada daerah ark dan ard dengan menggunakan kuda yang cerdik

    نوع الشعر : المدح

    ReplyDelete
    Replies
    1. نُظِرَ وإجابتك صحيحة شكرا بارك الله فيك

      Delete